Wisata Religi Kelas IX dan XII MTs-MA Darun Najah di Magelang dan Gunung Kidul

Wisata Religi Kelas IX dan XII MTs-MA Darun Najah di Magelang dan Gunung Kidul

*Sabtu, 25 Februari 2017* -  Madrasah Darun Najah melaksanakn kegiaan wisata religi untuk napak tilas perjuangan Dakwah penyebaran Islam di Nusantara. Napak tilas ini penting bagi kita untuk memahami methode dakwah, perkembangan budaya dan ajaran yang dibangun oleh ulama-ulama di Nusantara. Pengetahuan inilah yang nantinya menjadi bekal kita untuk melanjutakan estafet perjuangan Dakwah Islam di Indonesia.

Beberapa tempat yang disinggahi adalah cagar budaya Syaikh Jumadil Kubro yang bertemat di Kelurahan Terboyo Kulon, Kecamatan Genuk Kabupaten Semarang merupakan cucu ke-18 Rasulullah Muhammad SAW dari garis Sayyidah Fatimah Az Zahrah al-Battul dan Makam Kyai Raden Santri di Dusun Gunungpring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kedua ulama Nusantara ini sangat berjasa mengislamkan masyarakat di Nusantara. Dari keduanya masing-masing memiliki corak dakwah yang beragam, Syaikh Jumadil Kubro melalui pendekatan structural mampu mengislamkan para penguasa ditanah jawa pada masa kerajaan Champa dan Majapahit. Kyai Raden Santri sebagai darah biru keturunan langsung kerajaan Prabu Brawijaya Kerajaan Majapahit memilih dakwah kultural untuk dekat dengan masyarakat, selain di Magelang jejak Dakwahnya bisa kita temukan di wilayah Gresik, Madura, Bali, lombok dan Nusa Tenggara. Dari keduanya pula kita akan menemukan banyak pelajaran hidup dan cara dakwah yang cerdas, tidak asal sembarangan mengkafirkan dan memusuhi.

Perjalanan wisata religi kali ini dilanjutkan ke lokasi wisata pantai Baron Gunung Kidul dan Cagar Budaya Keraton Jogja. Untuk sejenang merefresh otak bagi guru, staf, karyawan, dan peserta didik. Kegiatan seperti inilah yang akan mencairkan suasana dan mengakrabkan antar sesama sehingga terbangunlah suasana belajar mengajar yang akrab dan menyenangkan.